You can't have a better tomorrow if you're always thinking about yesterday.
Whazzup!
Welcome dear bloggers.
My name is CHARLITA. Pronounced similar to "KARLITA." I'm a simple 20 years old girl who likes Writing and Singing.
I'm in love with Music,Great Movies and Good novels. I'm addicted to STARBUCKS and CHOCOLATE.
I'm a die-hard fan of Nicholas Sparks,Gossip Girls, and Twilight Saga.Eyeliner and Skinny Jeans are my two best friends, they're always by my side whenever I need them.
"I hear & I forget, I see & I remember. I do & I understand."
cahaya bintang..
Friday, June 05, 2009 || 4:55 PM
stars in the dark night..
banyak yang bilang pada pasangannya, mengibaratkan dirinya sbg bintang d kala jauh memisahkan. contohnya: "bintang yang paling terang itu aku, jd setiap kamu rindu padaku, coba kamu cari bintang yang paling terang ya!" begitu katanya.
tp kamu tidak pernah bilang begitu padaku. kamu malah tidak suka lihat bintang. kamu mau melihat bintang jika aku mulai ketakutan melihat langit sendirian. walaupun kamu tidak ikut menikmati keindahan bintang, tp kamu tidak pernah mengeluh setiap menemaniku. ya, bahkan jika berjam-jam lamanya. pernah suatu saat.. kamu bertanya: "apa kamu tidak bosan duduk berjam-jam hanya untuk melihat langit?" aku meralat sambil bersender d bahumu: "lihat bintang sayang.. bukan langit.." kamu tertawa kecil lalu mengacak pelan rambutku: "apa bedanya? bintang khan d langit.. itu artinya kamu lihat langit juga khan.." lalu aku menatap kamu: "tapi aku takut.." kamu duduk menghadap aku tp matamu tidak: "takut apa? apa yang membuatmu takut?" aku menjawab: "karna gelap. rasanya aku sendirian. apalagi langit itu luas banget. aku ngerasa kecil. takut hilang d telan langit.." kamu mengangguk pelan: "jangan takut, aku akan selalu temani kamu.. itu hanya perasaanmu. kamu melihat langit hanya bbrp menit saja sudah ngeri. apalagi aku? matahari terbit hingga terbenam lg, dan beribu bintang yg ada setiap mlmnya pun tidak berpengaruh untukku. bagiku setiap hari adalah malam. tanpa bulan dan bintang. dan aku tidak pernah takut.." aku sedih mendengarnya. semenjak kamu berbicara itu padaku, aku selalu sedih..
maka itu semalam aku mencoba memberanikan diri. heran. padahal aku paling antipati lihat langit sendirian. kamu hafal betul, aku benci melihat langit yg tidak ada bintangnya. rasanya langit mau menerkam aku dan menarikku ke dalam pekatnya. tp semalam aku sok memberanikan diri. awalnya aku ragu, tp tetap aku coba.
aku berjalan menuju teras rumah, mendongak perlahan ke atas langit. mencari setitik bintang terang. tapi tak kunjung aku dapatkan. mataku beralih menyusuri sisi langit di sebelah kanan, tapi masih juga tak aku dapatkan. beberapa saat aku memejamkan mata, aku mulai tak nyaman. apa ya rasanya? hmm. mungkin bisa dibilang semacam perasaan takut. ya, rasanya seperti seorang diri d tengah lautan hitam, yg setiap saat siap menarikku ke dalam sana. aku benci itu. payah. aku ingin bintang..
dalam hening dan sepinya malam, tiba2 bermacam warna warni meramaikan langit. aku kaget. menatap langit lagi. kali ini terang benderang. seperti warna pelangi. aku tersenyum heran."siapa yang memasang kembang api yah? bagusss.." semakin penasaran akhirnya aku keluar rumah, tiba2 kamu muncul di belakangku. kamu berdiri tersenyum lebar. padahal kamu tidak melihatku. aku berlari menghampiri kamu.
"kamu ngapain??" tanyaku. "bagus ngga kembang apinya?" "iyaaa.. itu kamu..." "bukan, aku minta tolong Pak Mint.." "kok kamu bisa tiba2 main kembang api?" "iya, karena aku tau kamu takut gelap, makanya aku pasangin kembang api. langit malam ini tanpa bintang khan? kamu sok2 mau lihat sendirian.." godamu sambil mencubit pelan pipiku.. "lhoo.. kok kamu tau aku mau lihat langit sendirian?" "hmm.. ada deh! rahasia.." "iiihhh.. kamu.. hehe.. kok main rahasia2an sihh? anyway, tp aku suka bgt lihatnya. makasih ya sayang.." "iyaa. sama2 ya sayang.. oh ya, kamu mau janji ga sama aku?" "apa itu?" "jangan pernah tinggalin aku ya.. nanti aku benar2 gelap. tanpa cahaya sedikitpun. aku butuh kamu. kamu yang bikin aku kuat.. dan aku berharap, suatu saat aku bisa melihat lagi.. tapi yang paling aku inginkan itu.. bisa melihat kamu lagi yg sedang menatap bintang.."
aku terharu lalu memeluk kamu. air mataku jatuh perlahan, merasa bodoh. selama ini harusnya ku bersyukur masih bisa menikmati gelapnya malam. "iya, aku janji. tapi aku juga ga berhenti berjuang untuk kamu, supaya kamu juga bisa lihat bintang lagi. kita berdua.."
kamu balas memelukku. kita berdua berpelukkan d bawah langit terbuka. d temani percikkan percikkan warna - warni kembang api dan semilir angin malam dan tentunya disaksikan sepasang mata Pak Mint yang mencuri - curi pandang. hihihi (: